
PA Panyabungan | pa-panyabungan.go.id
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-72, Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI), Ketua Mirwan,S.H.I., M.H, dan Para Hakim Pengadilan Agama Panyabungan menghadiri Seminar Internasional bertema “Penegakan Hukum Terhadap Contempt of Court Dalam Mewujudkan Peradilan Berkualitas” secara daring pada hari Senin, (21/04/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus forum strategis dalam merespons meningkatnya tantangan terhadap kewibawaan peradilan, terutama maraknya tindakan-tindakan yang termasuk dalam kategori Contempt of Court atau penghinaan terhadap pengadilan.

Contempt of court merupakan tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang terlibat dalam suatu proses perkara maupun tidak, di dalam maupun di luar pengadilan, dilakukan perbuatan secara aktif ataupun pasif (berbuat atau tidak berbuat) yang bermaksud mencampuri atau mengganggu sistem atau proses penyelenggaraan peradilan, merendahkan kewibawaan dan martabat pengadilan atau menghalangi pejabat pengadilan di dalam menjalankan peradilan. Contempt of court telah lama menjadi perhatian internasional. Di beberapa negara ternyata telah mengatur penyelenggaraan peradilan dalam sebuah undang-undang contempt of court, seperti Inggris, Kenya, India dan lain sebagainya.

Banyak kasus contempt of court yang terjadi di Indonesia berupa pelecehan dan tindakan yang merendahkan kewibawaan pengadilan dan aparat penegak hukum. Data menunjukkan bahwa sebanyak 64% hakim pernah mengalami contempt of court. Kasus-kasus tersebut tetap saja muncul dari waktu ke waktu. Bahkan pada dinamika perkembangan akhir-akhir ini terdapat fenomena menarik yang dapat mereduksi martabat, keluhuran dan wibawa lembaga peradilan beserta aparaturnya, terutama harkat dan wibawa hakim. Sikap dan tindakan yang ditujukan terhadap proses peradilan, pejabat peradilan, maupun putusan pengadilan yang ditampilkan oleh pencari keadilan, praktisi hukum, kalangan pers, organisasi sosial politik, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, serta berbagai pihak lainnya yang sedemikian rupa ditenggarai dapat dikategorisasikan mencederai martabat, keluhuran dan wibawa peradilan.

Kondisi inilah yang mendorong Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) dengan melibatkan para pemangku kepentingan untuk mencari solusi permasalahan penegakan hukum contempt of court di Indonesia sehingga terwujudnya ketertiban dan keteraturan.
Ketua Mahkamah Agung RI, Yang Mulia Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., dalam sambutannya dan sekaligus membuka kegiatan seminar internasional ini, menegaskan bahwa seminar ini menjadi forum penting untuk menyatukan perspektif hukum nasional dan internasional dalam menyikapi tantangan-tantangan kontemporer terhadap proses peradilan.

Seminar ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis bagi pembaruan kebijakan dan penguatan regulasi mengenai Contempt of Court di Indonesia, Mendorong kesadaran publik dan media terhadap pentingnya menghormati proses peradilan.sekaligus mempererat kerja sama internasional dalam menjaga martabat lembaga peradilan.

PA Panyabungan | pa-panyabungan.go.id
Panyabungan – Pengadilan Agama Panyabungan melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk bulan Maret serta Rapat Koordinasi (Rakor) untuk bulan April Tahun 2025.
Rapat ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi dengan membahas permasalahan yang terjadi selama sebulan terakhir, dan hal apa yang perlu diperbaiki pada bulan lalu dari tiap bagian baik dari bagian kepaniteraan maupun kesekretariatan. Kegiatan rapat ini dihadiri oleh Pimpinan, Para Hakim, Pegawai dan PPNPN Pengadilan Agama Panyabungan, bertempat media center, Senin (14/04/2025).

Rapat dibuka oleh Sekretaris PA Panyabungan Masidah, S.Ag,. M.H. dilanjutkan dengan Pengarahan dari Ketua PA Panyabungan Mirwan, S.H.I., M.H., dalam arahan beliau menyampaikan menekankan pentingnya sinergi antar unit kerja serta komitmen bersama dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
Rapat Monev membahas hasil capaian kinerja, setiap bagian kepaniteraan maupun kesekretariatan menyampaikan laporan kinerja serta kendala yang dihadapi selama bulan maret tahun 2025. Beberapa poin utama yang dibahas antara lain:
- Monitoring dan evaluasi pelaksanaan surat tercatat, tujuannya untuk memastikan kelancaran, efisiensi dan keandalan dalam proses pengiriman surat tercatat yang berkaitan dengan proses hukum di Pengadilan Agama Panyabungan;
- Evaluasi dilakukan terhadap progres pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), setiap koordinator area melaporkan capaian dan hambatan yang dihadapi serta memperbaharui dokumen pendukung sesuai pedoman yang berlaku.

Sementara itu, Rakor bulan April menyusun strategi dan perencanaan kerja untuk bulan mendatang Dalam rapat ini, beberapa agenda utama yang dibahas meliputi:
- Administrasi perkara, dibahas tentang efektivitas pengelolaan perkara dari tahap pendaftaran hingga minutasi, ketepatan waktu input data, serta kerapihan dan keamanan dokumen perkara.
- Optimalisasi pelaksanaan rapat kepaniteraan maupun kesekretariatan, pentingnya pelaksanaan rapat secara rutin, baik di tingkat kepaniteraan maupun kesekretariatan, sebagai sarana untuk menyampaikan progres kerja, menyelesaikan kendala operasional, dan menyusun strategi tindak lanjut.
- Optimalisasi Pelaksanaan Briefing PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Ketua PA Panyabungan menekankan pentingnya menjaga konsistensi pelaksanaan briefing setiap hari kerja.
Kegiatan rapat tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta sesi kritik dan saran. Tampak antusiasme dari para pegawai yang mengikuti rapat tersebut. Dengan adanya rapat ini diharapkan seluruh pegawai dapat terus berinovasi dan menjaga semangat kerja yang profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

PA Panyabungan | pa-panyabungan.go.id
Panyabungan – Senin (14/04/2025), Setelah menjalani cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H, seluruh aparatur di lingkungan Pengadilan Agama kembali menjalankan rutinitas pelaksanaan apel pagi yang berlangsung di halaman kantor tepat pada pukul 08.00 WIB.
Apel pagi ini dipimpin oleh Ketua PA Panyabungan Mirwan, S.H.I., M.H, dan diikuti oleh para hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh Pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Panyabungan.

Dalam amanatnya, Ketua PA Panyabungan menyampaikan terkadang kita terlalu fokus pada apa yang belum kita miliki, sehingga lupa mensyukuri apa yang sudah ada di tangan. Padahal, setiap rupiah yang kita peroleh, setiap pekerjaan yang kita jalani, bahkan setiap tarikan napas kita, adalah nikmat yang luar biasa.
Rezeki itu tidak selalu soal jumlah besar, tapi tentang keberkahan. Oleh karena itu, berapa pun penghasilan atau pendapatan yang kita peroleh, mari kita syukuri. Karena dari rasa syukur itulah Allah akan tambahkan nikmat-nya, ujarnya.

Mari kita jaga sikap syukur ini dalam kinerja yang lebih baik, sikap yang lebih positif, dan semangat yang lebih tinggi. Mari kita jadikan momen pasca-Lebaran ini sebagai titik awal untuk bekerja dengan lebih ikhlas, disiplin, dan profesional.

Acara apel ditutup dengan bacaan hamdalah, sebagai ungkapan syukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Semoga dengan semangat dan integritas yang tinggi, kita dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

PA Panyabungan | pa-panyabungan.go.id
Panyabungan – Jumat (11/04/2025), Setelah menjalani cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H, seluruh aparatur di lingkungan Pengadilan Agama kembali menjalankan rutinitas pelaksanaan apel sore yang berlangsung di halaman kantor pada pukul 17.00 WIB.
Apel sore ini dipimpin oleh Ketua PA Panyabungan Mirwan, S.H.I., M.H, dan diikuti oleh para hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh Pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Panyabungan.

Dalam amanatnya, Ketua PA Panyabungan menyampaikan ucapan “Minal Aidzin Wal Faizin” serta memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh pegawai yang hadir. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kinerja yang telah ditunjukkan selama minggu pertama setelah libur Lebaran.
Setelah berlalunya bulan suci Ramadan, datang bulan syawal yang artinya “meningkat”, setelah sebulan penuh melatih diri dalam ibadah, kesabaran, dan kedisiplinan selama Ramadan, saatnya kita meningkatkan kualitas diri di bulan-bulan berikutnya, baik dalam hal spiritualitas maupun produktivitas kerja, ini merupakan momen yang tepat untuk memulai kembali aktivitas dengan semangat baru, memperkuat komitmen pelayanan publik, serta meningkatkan kedisiplinan, integritas, dan profesionalitas.

Apel sore ini juga dimanfaatkan sebagai momen untuk bersilaturahmi antarpegawai. Dengan semangat baru pasca Lebaran, seluruh pegawai diharapkan dapat kembali bekerja dengan lebih produktif dan berkontribusi secara optimal.

PA Panyabungan | pa-panyabungan.go.id
Panyabungan – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan, Pengadilan Agama Panyabungan menggelar acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim pada hari kamis tanggal 20 Maret 2025, bertempat di ruang tunggu sidang. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan, para hakim, pegawai, keluarga besar Pengadilan Agama Panyabungan serta anak-anak yatim.

Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Mirwan, S.H.I., M.H, yang mengingatkan pentingnya berbagi dan mempererat silaturahmi di bulan penuh berkah ini. Setelah itu, dilakukan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir.

Kegiatan buka bersama pada bulan ramadhan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempererat silahturahmi antar pegawai, meningkatkan keimanan serta membentuk karakter yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Setelah waktu berbuka puasa tiba dan membatalkan puasa dengan menikmati takjil yang disediakan, Pengadilan Agama Panyabungan melaksanakan shalat magrib berjamaah di musollah Pengadilan.
Dengan terselenggaranya acara ini, Pengadilan Agama Panyabungan berharap dapat terus menebar kebaikan dan menjadikan momen Ramadan sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.